Pintu ku tertutup tapi tidak terkunci, aku menunggumu mengetuk
Pintu ku buka sedikit agar kau tahu aku menunggumu, tapi kau belum mampir mengetuk
Pintu ku buka lebar-lebar, agar segera aku tahu kedatanganmu, tapi kau belum mampir juga. Padahal, hatiku sudah melonjak-lonjak dari tadi, ingin segera meraihmu. Tetapi terpaksa aku pendam
Mataku belum lelah menatap jalan di depanku. Hanya barangkali, aku tak usah menunggumu?